Bersujud debu dalam kelembaban malam
Melirik purnama dengan dzikir panjangnya
Dalam pada apa ia dapat berucap
Bilamana sunyi menjadi raja
Membungkam sayup dan menjadikannya papa
Biar angin menerbangkan dirinya
Biar hujan menghempaskannya
Dia hanya ingin bercengkrama dengan kesadarannya
Akan kerapuhan diri
Akan kelemahan hati
Pada sujud panjangnya
-bogor, 14 Januari 2008-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar