Harapku bertemu pada sebuah titik
Akumulasi dari segala lembar dan langkah
Tatap dan dengar untuk sebuah gerak
Agar ucap miliki dasar
Berlabuh pada apa yang seharusnya
Menjadi tempat berlabuh
Bersama pualam yang menjelma menjadi permata
Setelah gelombangnya diarungi
Saat kapalnya menepi
Tak ada detik untuk kembali
-bogor, 7 November 2008-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar