mengapa mengharap permakluman mereka
sedang belum tentu kau dimaklumi-Nya
atas dasar apa kau pinta perhatian mereka
padahal hanya kepada Tuhanmulah segala urusan
mungkinkah bias niatmu?
adakah ikhlas mengalir dalam pembuluh darahmu?
beribu langkahmu hanya menjadi setapak di hadapan Tuhanmu
kumpulan peluh yang menetes darimu hanya berupa buih tak berarti di mata Tuhanmu
dan kau masih meminta dispensasi
dan kau masih mengajukan surat cuti
dan kau masih pertanyakan kompensasi
kemudian berencana pergi dan lari
merasa hanya dirimu seorang yang miliki derita
padahal gerakmu belumlah apa-apa
duhai hati,
kembalilah dari pengembaraanmu mengharap dunia
untuk beralih pada ridha-Nya
-bogor,3 april 2009-
sedang belum tentu kau dimaklumi-Nya
atas dasar apa kau pinta perhatian mereka
padahal hanya kepada Tuhanmulah segala urusan
mungkinkah bias niatmu?
adakah ikhlas mengalir dalam pembuluh darahmu?
beribu langkahmu hanya menjadi setapak di hadapan Tuhanmu
kumpulan peluh yang menetes darimu hanya berupa buih tak berarti di mata Tuhanmu
dan kau masih meminta dispensasi
dan kau masih mengajukan surat cuti
dan kau masih pertanyakan kompensasi
kemudian berencana pergi dan lari
merasa hanya dirimu seorang yang miliki derita
padahal gerakmu belumlah apa-apa
duhai hati,
kembalilah dari pengembaraanmu mengharap dunia
untuk beralih pada ridha-Nya
-bogor,3 april 2009-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar