Ibu kenapa Tami ga diajak sih...
Tami kan ga mau...
Tami kan ga suka...
Kalau Tami ga diajak...
Nanti Tami nangis deh...
***
Membuka lembaran lama..., sekedar ingin berceritera..., ingin bernostalgia..., dan ingin berbagi kepada para generasi penerus al-ummahat hususnya, dan calon2 orang tua umumnya...
Seorang gadis kecil yg sdg duduk di TK, dengan tulisan tangan yg tertatih tatih, belum beraturan, huruf besar dan kecil bercampur aduk, tanpa spasi, menulis di secarik kertas... kala hatinya tidak menerima sebuah 'perlakuan' ibu bapaknya... (walau mungkin orang tuanya sudah mempertimbangkan kenapa sebuah sikap/ keputusan harus diambil...)
Tami kan ga mau...
Tami kan ga suka...
Kalau Tami ga diajak...
Nanti Tami nangis deh...
***
Membuka lembaran lama..., sekedar ingin berceritera..., ingin bernostalgia..., dan ingin berbagi kepada para generasi penerus al-ummahat hususnya, dan calon2 orang tua umumnya...
Seorang gadis kecil yg sdg duduk di TK, dengan tulisan tangan yg tertatih tatih, belum beraturan, huruf besar dan kecil bercampur aduk, tanpa spasi, menulis di secarik kertas... kala hatinya tidak menerima sebuah 'perlakuan' ibu bapaknya... (walau mungkin orang tuanya sudah mempertimbangkan kenapa sebuah sikap/ keputusan harus diambil...)
Ayah ibunya tersenyum haru... saat membacanya...
Ada rasa bersalah..., namun ada kebahagian tersendiri...
Putri kecilnya... sudah bisa merangkai kata... menggabungkan beberapa huruf dalam ketidak teraturannya..., namun sudah sempurna membentuk sebuah ungkapan hati... Hohoho... putri kecilku..., yg sering kami tinggal2 untuk sebuah pertarungan...
Putri kecilku... yg sering tidak sempat bertatap wajah ayah bundanya sebelum tidur dikala kantuk sudah tak terelakkan...
Putri kecilku..., yg terus tumbuh... dan terus melanjutkan
Dan kau selalu menuliskan
Entah bagaimana mulanya kami mempunyai 'jatah' husus dlm mendampingi putri kami untuk mengerjakan PR...
Masih ingat sampai sekarang .... kalau pelajaran ini... ini... dan ini... bagian ibu..., kalau pelajaran itu... itu... dan itu... bagian bapak..., ada juga mata pelajaran yg 'bisa ibu bisa bapak' ha ha ha...
Dalam pesan surat itu kau tuliskan "pak/ bu... pelajaran ini... halaman segini... nomor segini belum diisi..." dan bukunyapun kau tandai...
Walau lelah... kami tetap berusaha untuk mempelajari apa yg dipesan putri kami..., dan subuh2nya sambil 'paciweuh' ini dan itu, mempersiapkan ini dan itu... wah pokoknya rame deh..., sebelum jemputan sekolah datang... kami memberikan penjelasan ttg PR-nya, jangan sampai di sekolah nanti PR-nya betul tapi tidak mengerti dan tidak bisa menjelaskannya...
Dikala pendidikannya semakin meningkat, ibunya mulai 'roaming' hahaha..., (dan ayahnya hrs 'istirahat' total...) Namun seiring dengan pertumbuhan kemandiriannya, sang ibu cukup membantu dlm segi yg lainnya agar dia tetap semangat belajar..., dg membuatkan milo hangat..., menemaninya begadang walau seringnya tertidur di dpn TV hahaha...., atau membangunkannya jam 2 jam 3 jam 4 dini hari, jika dia sdh tak tahan kantuk...
***
Ya Allah maafkan aku..., jika aku bukanlah seorang ibu yg sempurna... yg tidak terlalu amanah... dan tidak sesuai persis dg predikat ibu yang seharusnya dan sesungguhnya...
Wassalam...
bumi Allah... 21/02/10
b'L

Tidak ada komentar:
Posting Komentar