Sabtu, 08 Oktober 2011

Kilas Ekonomi Target Semarang Jadi Kota MICE

SEMARANG (Suara Karya): General Manger Hotel Horison Semarang Benk Mintosih mengatakan, Pemerintah Kota Semarang butuh waktu sekitar tiga tahun untuk mewujudkan jadi Kota MICE (meetings, incentives, conferences, and exhibitions), sebagaimana yang sudah dideklarasikan. Ini mengingat masih banyak yang perlu dipersiapkan. "Saya pikir Semarang masih butuh waktu sekitar tiga tahun untuk benar-benar menjadi Kota MICE," ujarnya, kemarin.
Benk, yang juga Kepala Badan Promosi Pariwisata Kota Surakarta ini, mengatakan, salah satu yang harus dilakukan Pemkot Semarang adalah membangun convention hall yang mampu menampung minimal 3.000 orang lengkap dengan audio system. Di Solo terdapat Diamond Convention Center yang berkapasitas paling tidak 3.000 orang. Demikian pula Yogyakarta yang memiliki Jogja Conventions Center (JCC). (Pudyo Saptono)

Piaggio Pasarkan Vespa Matik
SEMARANG (Suara Karya): PT Skuterindo Mandiri Lestari, selaku perwakilan resmi PT Piaggio Indonesia untuk wilayah Jateng, ikut meramaikan pasar motor skuter matik. Piaggio meluncurkan sekaligus empat produk Vespamatic di Kota Semarang dan Kota Solo mulai Oktober 2011 ini, meliputi Piaggio ZIP 100 dengan harga Rp 14,3 juta, Piaggio Liberty 150 seharga Rp 24 juta, Vespa LX 125 carburator seharga Rp 24,5 juta, dan Vespa LX 150 seharga Rp 26,6 juta.

Menurut Presiden Direktur PT Skuterindo Mandiri Lestari Aditya Syahrizal, untuk wilayah Jateng, ruang pamer produk hanya ada di Semarang dan Solo. Namun, dalam waktu dekat akan segera dibuka di Magelang, Tegal, Pekalongan, Purwokerto, dan kota-kota lain di Jateng.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar